Jumat, 14 Agustus 2015

Mengidap TBC Kronis, Herman Lemah Tidak Berdaya

Miris, itulah kehidupan yg dijalani oleh Herman (31), penduduk Banjar Kelapa Balian, Desa Pengambengan, Kecamatan Negeri, Jembrana, Bali.

Masyarakat miskin yg mempunyai tiga orang anak ini sejak lama menderita TBC kronis atau TBC akut. Laki Laki yg pada awal mulanya berprofesi penangkap ikan, sekarang ini tidak berdaya tinggal di suatu gubuk peninggalan kakeknya.

Penderitaannya telah dirasakan telah sejak lima th dulu, sesudah divonis menderita TBC akut. Biarpun sudah mengidap penyakit berat, dirinya masihlah melaut karena keadaan ekonomi yg serba kekurangan mengharuskan ia bekerja tetap.


"Mungkin sebab memaksa kerja, sempat satu buah hri suami aku drop. Sejak itu suami aku lumpuh & tak mampu bangun lagi," papar Rosida (30) istri dari Herman, Jumat (19/6).

Menurut Rosida, terkecuali batuk-batuk, suaminya pula kerap muntah darah. Tapi ia tetap beruntung sejak setahun dulu, suaminya nyatanya dapat jalan lagi.

"Suami aku berobat dengan cara teratur. Namun tubuhnya makin hri makin kurus. Bahkan sejak sekian banyak bln dulu, tulang punggungnya menonjol maka sulit tidur," papar Rosida lirih.

Sejak sakit, Herman telah tak mampu lagi bekerja, begitu pula istrinya dahulu sempat bekerja yang merupakan buruh pencetak batu bata tetapi saat ini telah tak sanggup lantaran anaknya tetap kecil-kecil. Anaknya yg perdana baru duduk kelas 5 SD, yg ke-2 5 th & yg ke-3 baru 2 th. Maka dirinya konsentrasi utk mengurus anaknya.

Buat budget hidup sehari-hari, mereka dibantu oleh kerabatnya & pula tetangganya. "Kami cuma mengharapkan ada dermawan buat mempermudah pengobatan suami aku," harapnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com